Pedrosa sendiri sudah 12 tahun lebih berada di kelas Motogp. Dan selama itu ia juga hanya membela satu tim, yaitu Repsol Honda.
![]() |
| foto : Getty Images |
Ternyata tidak hanya dikala balapan, dalam kehidupan sehari hari pun ia juga selalu menggunakan sepeda motor merk Honda.
"Sudah semenjak lama saya memakai motor Honda, tak hanya dikala balapan, sehari-hari saya juga sering menggunakan skuter Honda," kata Pedrosa.
Bahkan dikala berlatih trail alias garuk tanah, Dani juga menjatuhkan pilihan kepada motor Honda.
" Ketika berlatih supermotard, saya juga selalu menggunakan Honda, walaupun teman-teman memilih untuk menggunakan KTM. Kaprikornus situasi ibarat ini juga membuat saya selalu penasaran untuk mencoba menggunakan motor dari pabrikan lain." sambung Pedrosa.
Pedrosa juga membeberkan fakta bahwa ia nyaris pindah ke Yamaha awal demam isu ini. Ia mengaku menjadi pilihan kedua kalau Maverick Vinales tidak bergabung dengan Yamaha.
Kemudian Pedrosa juga mengutarakan pernyataan yang seolah membuktikan bahwa ia tertarik mengendarai motor Ducati.
"Sejauh ini saya tak pernah menggunakan motor Ducati. Nmun ibarat yang saya lihat dari para pembalap lain, motor mereka jauh berbeda, tidak terlalu intuitif tapi mungkin punya power tersendiri," tutup Pedrosa.
Cukup masuk logika kalau Pedrosa mempertimbangkan pindah dari Honda. Mengingat selama 12 tahun kebersamaan mereka di Motogp, Pedrosa belum pernah sekalipun mempersembahkan gelar juara dunia bagi HRC.
Apalagi semenjak kedatangan Marc Marquez posisi Pedrosa seolah hanya sebagai rider kedua untuk mendampingi Marquez. Dengan moncernya prestasi Marquez, sebenarnya HRC mampu saja memutuskan kontrak dengan Pedrosa. Namun entah mengapa Pedrosa justru menerima perpanjangan kontrak sampai 2018 nanti.
Akan tetapi Pedrosa juga harus memikirkan baik-baik kalau ingin pindah ke Ducati. Motor Ducati cenderung sulit di kendalikan sementara gaya balap Pedrosa termasuk rapi dan lebih cocok dengan aksara motor Yamaha.
Bagaimanapun akhirnya, patut ditunggu apakah Pedrosa akan meninggalkan HRC. Tak ada salahnya bukan untuk mencoba motor lain.



