Pedrosa Tertarik Jajal Motor Lain, Indikasi Segera Tinggalkan Honda ?

Dani Pedrosa mengakui bahwa ia tengah tertarik untuk mencoba motor lain selain Honda. Tentu pernyataan Pedrosa tersebut cukup menarik, mungkinkah ini yaitu indikasi bahwa ia akan meninggalkan Repsol Honda?.

Pedrosa sendiri sudah 12 tahun lebih berada di kelas Motogp. Dan selama itu ia juga hanya membela satu tim, yaitu Repsol Honda.

Dani Pedrosa mengakui bahwa ia tengah tertarik untuk mencoba motor lain selain Honda Pedrosa Tertarik Jajal Motor Lain, Indikasi Segera Tinggalkan Honda ?
foto : Getty Images
Jika dilihat kebelakang, bahkan Pedrosa sudah mengendarai motor Honda semenjak di kelas 125 cc dan juga 250 cc. Artinya selama ia mengikuti Grand Prix, ia hanya menggunakan satu merk motor, yaitu Honda.

Ternyata tidak hanya dikala balapan, dalam kehidupan sehari hari pun ia juga selalu menggunakan sepeda motor merk Honda.

"Sudah semenjak lama saya memakai motor Honda, tak hanya dikala balapan, sehari-hari saya juga sering menggunakan skuter Honda," kata Pedrosa.

Bahkan dikala berlatih trail alias garuk tanah, Dani juga menjatuhkan pilihan kepada motor Honda.

" Ketika berlatih supermotard, saya juga selalu menggunakan Honda, walaupun teman-teman memilih untuk menggunakan KTM. Kaprikornus situasi ibarat ini juga membuat saya selalu penasaran untuk mencoba menggunakan motor dari pabrikan lain." sambung Pedrosa.

Pedrosa juga membeberkan fakta bahwa ia nyaris pindah ke Yamaha awal demam isu ini. Ia mengaku menjadi pilihan kedua kalau Maverick Vinales tidak bergabung dengan Yamaha.

Kemudian Pedrosa juga mengutarakan pernyataan yang seolah membuktikan bahwa ia tertarik mengendarai motor Ducati.

"Sejauh ini saya tak pernah menggunakan motor Ducati. Nmun ibarat yang saya lihat dari para pembalap lain, motor mereka jauh berbeda, tidak terlalu intuitif tapi mungkin punya power tersendiri," tutup Pedrosa.

Cukup masuk logika kalau Pedrosa mempertimbangkan pindah dari Honda. Mengingat selama 12 tahun kebersamaan mereka di Motogp, Pedrosa belum pernah sekalipun mempersembahkan gelar juara dunia bagi HRC.

Apalagi semenjak kedatangan Marc Marquez posisi Pedrosa seolah hanya sebagai rider kedua untuk mendampingi Marquez. Dengan moncernya prestasi Marquez,  sebenarnya HRC mampu saja memutuskan kontrak dengan Pedrosa. Namun entah mengapa Pedrosa justru menerima perpanjangan kontrak sampai 2018 nanti.

Akan tetapi Pedrosa juga harus memikirkan baik-baik kalau ingin pindah ke Ducati. Motor Ducati cenderung sulit di kendalikan sementara gaya balap Pedrosa termasuk rapi dan lebih cocok dengan aksara motor Yamaha.

Bagaimanapun akhirnya, patut ditunggu apakah Pedrosa akan meninggalkan HRC. Tak ada salahnya bukan untuk mencoba motor lain.


Related Posts:

Hasil Lengkap Kualifikasi Motogp Sirkuit Austin Amerika, Marquez Ungguli Vinales

Kualifikasi Motogp Austin 2017 diikuti 10 pembalap terbaik dari hasil akumulasi FP1-FP3 yaitu Vinales, Marquez, Pedrosa, Zarco, Crutclow, Rossi, Dovisiozo, Redding, Folger dan Iannone. Lalu Jack Miller dan Jorge Lorenzo yang menjdai dua pembalap tercepat pada Q1 menggenapi penerima Q2 menjadi 12 orang.

 pembalap terbaik dari hasil akumulasi FP Hasil Lengkap Kualifikasi Motogp Sirkuit Austin Amerika, Marquez Ungguli Vinales
foto : Getty Images
Marc Marquez menjadi pembalap pertama yang melaksanakan flying lap dan eksklusif mencatatkan waktu 2:03.675. Sadis, Marc eksklusif membuat standar tinggi diawal kualifikasi, maklum saja ini memang sirkuitnya Marquez.

Kejadian menarik pada kualifikasi GP Austin yakni dikala Vinales hampir bersentuhan dengan Rossi di T18. Vinales pun membatalkan flying lap nya, kedua rider tersebut pun menampakkan gesture saling tidak senang.

Walau begitu ketika interview Maverick mengatakan bila itu merupakan hal yang wajar, mengingat di dalam track ada banyak pembalap. Semoga tak ada perseteruan ya antara kedua teammate ini.

Marc terus memperuncing catatan laptimenya, pada lap kedua ia sukses torehkan waktu 2:03:042. Menjelang final sesi terlihat marquez mengganti ban belakangnya, begitupun Rossi dan Vinales.

Akhirnya pada kesepatan terakhir Vinales bisa mencatatkan waktu 2:02.871. Sementara Marquez masih lebih cepat dengan waktu 2:02,741, Rossi juga melaksanakan usaha terakhirnya untuk mengamankan posisi ketiga dengan waktu 2:03:673.

Luarbiasa sekali persaingan antara Marquez dan Vinales, hal itu sduha terliht dari hasil kualifikasi ini. Hanya dua rider ini yang bisa mencatatkan waktu 2:03.xxx, menarik ditunggu bagaimana persaingaan kedua rider dikala race ahad nanti.
baca juga : jadwal lengkap race Motogp 2017
Hasil kualifikasi pun menempatkan Marc Marquez sebagi peraih pole position. Di posisi kedua ada pesaing beratnya yaitu Vinales, dan Valentino Rossi menggenapi row terdepan.

Johann Zarco kembali menyampaikan potensinya dengan menjadi pembalap satelit tercepat. Zarco berada di posisi kelima, dan di depan Zarco ada Dani Pedrosa.

Berikut hasil kualifikasi GP Austin Texas

Nomor Pembalap Laptime
1 Marc Marquez 2m 2.741s
2 Maverick Vinales 2m 2.871s
3 Valentino Rossi 2m 3.673s
4 Dani Pedrosa 2m 3.866s
5 Johann Zarco 2m 3.928s
6 Jorge Lorenzo 2m 4.151s
7 Andrea Dovisiozo 2m 4.431s
8 Jonas Folger 2m 4.623s
9 Cal Crutchlow 2m 4.661s
10 Scott Redding 2m 4.673s
11 Andrea Iannone 2m 5.741s
12 Jack Miller 2m 5.970s
13 Danilo Petrucci 2m 5.221s
14 Loris Baz 2m 05.231s
15 Hector Barbera 2m 05.541s
16 Tito Rabat 2m 05.920s
17 Karel Abraham 2m 05.931s
18 Bradley Smith 2m 06.258s
19 Alvaro Bautista 2m 06.295s
20 Sam Lowes 2m 07.232s
21 Pol Espargaro 2m 07.601s
22 Aleix Espargaro No Time

Jorge Lorenzo boleh sedikit tersenyum kali ini setelah babak belur di dua seri awal Motogp. Ia menjadi pembalap Ducati tercepat dalam sesi kualifikasi Austin yang menempatkannya di posisi keenam.

Di prediksikan dalam race nanti akan terjadi duel sengit antara Marquez dan Vinales. Pastikan jangan hingga melewatkan race Motogp Austin Texas senin dinihari pukul 02.00.


Related Posts:

Klasemen Sementara MotoGP Setelah Seri Austin CotA Amerika

Peta persaingan pada tabel klasemen Motogp 2017 kembali berubah setelah seri Austin, Texas. Vinales yang gagal finish di Austin harus puas turun ke peringkat kedua klasemen sementara. Sementara itu Valentino Rossi sukses memimpin perolehan poin sementara berkat raihan podium kedua di Austin.

Peta persaingan pada tabel klasemen Motogp  Klasemen Sementara MotoGP Setelah Seri Austin CotA Amerika
foto : Getty Images
Di peringkat ketiga ada Marc Marquez yang memperoleh kemenangan di GP Austin. Sesuai prediksi, klasemen sementara Motogp mulai mengerucutkan tiga kandidat berpengaruh juara dunia Motogp 2017, yaitu Rossi, Vinales dan Marquez.

Sedangkan Jorge Lorenzo terlihat masih cukup kesulitan dengan mesin Desmo. Jangankan untuk bersaing di papan atas, bersain di papan tengah pun ia sudah cukup struggling. Lorenzo sendiri hanya finish di peringkat ke 9 pada GP Austin.

Tabel Klasemen MotoGP Usai GP Austin CotA

Nomor Pembalap Poin
1 Valentino Rossi 56
2 Maverick Vinales 50
3 Marc Marquez 38
4 Andrea Dovisiozo 30
5 Cal Crutchlow 29
6 Dani Pedrosa 27
7 Johann Zarco 22
8 Jonas Folger 21
9 Scott Redding 21
10 Jack Miller 21
11 Danilo Petrucci 17
12 Alvaro Bautista 14
13 Jorge Lorenzo 12
14 Aleix Espargaro 10
15 Andrea Iannone 9
16 Loris Baz 9
17 Karel Abraham 8
18 Esteve Rabat 8
19 Hector Barbera 8
20 Alex Rins 7
21 Pol Espargaro 2
22 Bradley Smith 1
23 Sam Lowes 0

Terlihat Lorenzo masih nyangkut di peringkat 13 pada klasemen perolehan poin sementara Motogp 2017. Ini cukup mengecewakan bagi Ducati, disaat mereka menaruh impian besar kepada Lorenzo, nyatanya ia tampil tak lebih baih dibandingkan Dovisiozo.

Yang  menarik ialah papan atas klasemen, Marquez dan Vinales yang paling dijagokan untuk menjadi juara dunia sama-sama sudah sekali gagal finish diawal isu terkini ini. Sementara itu Rossi yang belum sekalipun menang justru memimpin klasemen berkat konsistensi nya finish di podium 3 besar.

Ya, hanya itulah yang bisa diandalkan Rossi untuk bersaing dengan anak muda macam Marc dan Maverick. Pada alhasil mungkin konsistensi lah yang bisa menentukan siapa juara dunia di selesai isu terkini nanti.

Pembalap Tim Independen Dengan Poin Terbanyak

Cal Cruthlow menjadi pembalap dari tim independen yang mengoleksi poin terbanyak sementara ini. Ia dibuntuti Johann Zarco, sang juara MOTO2 dua kali.

Tak menyerupai musim-musim sebelumnya dimana Crutchlow tak memiliki lawan sepadan dari tim independen lain, isu terkini ini ia memiliki penantang tangguh dalam diri Johann Zarco.

Praktis hanya dua rider independen ini yang akan banyak  mengganggu dominasi ride pabrikan di papan atas.

Pembalap yang Belum Mendapatkan Poin

Sam Lowes menjadi satu satunya pembalap yang belum menerima satu poin pun sejauh ini. Ia memang tak seberuntung rookie lainnya yang menerima motor lebih baik di MotoGP.

Kia tahu Lowes memang memiliki riding skill cukup bagus, setidaknya itu yang kita lihat di MOTO2. Dan kita juga tahu bahwa Aprilia RS GP memang kurang kompetitif, seolah belum ada perbaikan semenjak keikutsertaan mereka di MotoGP.

Semoga saja Lowes bisa segera pecah telor dan bersaing dengan pembalap lainnya. Cukup menyedihkan melihatnya bahkan tak bisa bersaing dengan Karel Abraham.

Seri selanjutnya akan dilangsungkan di sirkuit Jerez, Spanyol pada 7 Mei nanti. Dipastikan akan terjadi duel seru antara Marquez dan Vinales di Jerez nanti mengingat kedua rider sama-sama berasal dari Spanyol dan mengerti karakteristik sirkuit ini.
baca juga : jadwal lengkap Motogp 2017
Itulah tabel daftar klasemen sementara MotoGP 2017 beserta perolehan poin dari para rider. Terus simak tabloidmotogp untuk mengetahui update terbaru isu seputar MotoGP.


Related Posts:

Komentar Marquez Terhadap Jatuhnya Vinales di GP Austin

Dalam gelaran Motogp Austin lalu terjadi drama jatuhnya Maverick Vinales yang seolah membuat banyak penonton terdiam. Jatuhnya Vinales sungguh diluar dugaan mengingat ia cukup perkasa mengganggu hegemoni Marquez selama free practice dan kualifikasi Motogp Austin.

Dalam gelaran Motogp Austin lalu terjadi drama jatuhnya Maverick Vinales yang seolah membu Komentar Marquez Terhadap Jatuhnya Vinales di GP Austin

Hasil buruk tersebut tentu sangat merugikan Vinales alasannya yaitu ia tidak menerima poin sama sekali. Posisi puncak klasemen pun harus dikudeta oleh Valentino Rossi.

Bahkan Marquez kini sukses memangkas jarak dengan Vinales menjadi hanya terpaut 12 poin saja. Kesalahan-kesalahan menyerupai ini nampaknya sungguh fatal dalam kejar kejaran perolehan poin Motogp.

baca: klasemen sementara Motogp 2017 usai seri Austin CoTA

Vinales sendiri agak mengkambing hitamkan ban Michelin dalam insiden tersebut. Ia mengaku menerima ban yang berbeda grip dengan ketika sesi warm up pagi hari.

Sangat mengecewakan memang, Vinales bahkan belum genap menjalani dua putaran di sirkuit ketika karenanya jatuh di turn 18.
Lalu apa komentar Marquez terhadap insiden jatuhnya Vinales di Austin?.

"Tim ku menampilkan isu melalui pit box bahwa Vinales sudah out dari balapan, dan saya pun melihatnya melalui tayangan ulang yang ada di layar besar pinggir Sirkuit."
beber Marquez.

"Namun insiden tersebut sama sekali tidak mengubah taktik saya, saya tetap tampil setenang mungkin selama balapan.
Karena kesalahan yang saya lakukan di Argentina sangatlah besar dan tentu saja saya tak mau mengulanginya," tutup Marquez.

Hanya  komentar singkat namun cukup mendalam, secara tersirat Marquez seolah tidak memandang balapan akan mudah walau Vinales sudah crash.

Marquez tetap mempertahankan ketenangannya demi meraih podium 1. Nampaknya ia benar benar mencar ilmu dari kesalahan fatalnya di GP Argentina.


Related Posts: